Minggu, 27 September 2015

Berita Bola Penggunaan Nama Bonek FC Dinilai Tidak Etis

Berita Bola Penggunaan Nama Bonek FC Dinilai Tidak Etis

sumber berita Penggunaan Nama Bonek FC Dinilai Tidak Etis : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4a35f269/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C280C10A54550C30A294980C760Cpenggunaan0Enama0Ebonek0Efc0Edinilai0Etidak0Eetis/story01.htm
Jakarta - Persebaya United mengubah namanya menjadi Bonek FC. Nama tersebut dinilai tidak etis dan ahistoris, mengingat Bonek itu sebutan suporter Persebaya bukan untuk nama sebuah klub.

Persebaya United harus berganti nama di Piala Presiden. Kementerian Hukum dan HAM telah mengeluarkan keputusan bahwa yang berhak menggunakan nama Persebaya dan logonya adalah Persebaya 1927 yang dikelola oleh PT Persebaya Indonesia.

Dengan begitu, Persebaya di bawah PT MMIB (Mitra Muda Inti Berlian) harus mengganti nama beserta logo tersebut. Klub tersebut kemudian memilih menggunakan nama Bonek FC.

Pemilihan nama tersebut membuat kelompok suporter Persebaya, Bonek, bertanya-tanya. Mereka menilai penggunaan nama itu tidak etis, karena Bonek adalah identitas dari suporter Persebaya itu sendiri.

Presedium Bonek, Andi Pecie, mengatakan seharusnya Persebaya United meminta izin lebih dulu kepada media Jawa Pos, karena mereka yang memperkenalkan lebih dulu kepada masyarakat perihal nama Bonek tersebut.

"Kami menilai itu tidak etis dan ahistoris nama Bonek itu digunakan dalam klub sepakbola. Yang pertama, nama Bonek adalah identitas dari Suporter Persebaya. Yang kedua, nama Bonek, diperkenalkan di publik secara meluas oleh media Jawa Pos. Harusnya ada konfirmasi dan izin dari Jawa Pos," ujar Andi saat dihubungi, Senin (28/9).

Andi mengakui nama Bonek memang belum dipatenkan, sehingga tidak bisa dibawa ke ranah hukum. Namun dia berharap nama Bonek tidak digunakan di sepakbola Indonesia.

"Problem utama kami ini nama Bonek belum dipatenkan. Secara hukum kami tidak bisa mempermasalahkan secara hukum. Tapi harapan kami tidak ada nama Bonek di sepakbola Indonesia," kata dia.

Kiprah Bonek FC di Piala Presiden terhenti di babak delapan besar. Pada laga leg kedua melawan Sriwijaya FC, Minggu (27/9) kemarin mereka memilih Walk Out (WO) lantaran keberatan dengan keputusan wasit.

Bonek FC pun kini terancam kena sanksi oleh Mahaka Sports and Entertaiment. Bonek FC disebut tidak dewasa karena bersikap demikian.

[Baca juga: Merasa Dicurangi, Bonek FC Pilih Mundur dan Tersingkir]
Nuhun for visit Penggunaan Nama Bonek FC Dinilai Tidak Etis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar