Minggu, 13 September 2015

Berita Bola Puncak Masalah Permainan Chelsea

Berita Bola Puncak Masalah Permainan Chelsea

sumber berita Puncak Masalah Permainan Chelsea : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/09/13/132756/3017459/1480/puncak-masalah-permainan-chelsea
Chelsea kembali menelan pil pahit di Premier League setelah dikandaskan Everton 1-3. Tiga gol Steven Naismith menenggelamkan The Blues dalam laga yang dihelat di Goodison Park, Sabtu (12/9/2015) malam WIB.

Manajer Chelsea Jose Mourinho terlihat masih kesulitan mengatasi sejumlah masalah di lini serang Chelsea. Diego Costa masih belum menemukan performa terbaiknya dan absennya Oscar yang memengaruhi alternatif serangan Chelsea.

Absennya Oscar membuat Mou menduetkan Nemanja Matic dan John Obi Mikel sebagai poros ganda. Sementara itu, Cesc Fabregas didorong lebih ke depan sebagai pengganti Oscar. Agresivitas serta kemampuan dribbling yang istimewa membuat Pedro Rodriguez selalu ditempatkan di pos sayap kanan sejak tiga pertandingan terakhir.

Dampak dari perubahan ini tak bisa dibilang positif. Umpan-umpan terobosan yang biasa dilakukan Fabregas tidak begitu terlihat. Aliran bola ke Diego Costa lebih terpusat ke sisi lapangan. Serangan Chelsea mandek. Terlebih Branislav Ivanovic tidak bisa bebas menyerang karena Everton mengandalkan serangan dari sisi kiri.

Bola yang dialirkan ke Fabregas pun kerap terhenti di kaki Gareth Barry dan James McCarthy. Pilihan mengirim bola panjang ke kedua sisi yang dihuni Eden Hazard di kiri dan Pedro di kanan tak terlampau memberi hasil. Duet Mikel-Matic malah menjadi persoalan. Arouna Kone dan Romero Lukakuseringkali berhasil mendapat bola di depan kotak penalti.



Menguasai Lini Tengah

Poros ganda Chelsea biasanya dihuni Matic dan Fabregas dengan pembagian tugas yang berbeda. Matic diplot sebagai pemutus serangan lawan, sedangkan Fabregas sebagai inisiator serangan Chelsea. Pola seperti ini terjadi seperti tanpa cela. Musim lalu, pola ini yang mengantarkan Chelsea menjadi juara.

Dalam pertandingan semalam, Matic ditugaskan untuk menggantikan peran Fabregas sebagai pengatur aliran bola di lini tengah. Hasilnya tidak buruk, karena Chelsea mampu menguasai lini tengah.

Berdasarkan Whoscored, Chelsea unggul penguasaan bola hingga 61%. Jumlah umpan Chelsea pun mencapai 556. Angka ini jauh lebih banyak ketimbang Everton yang hanya melepaskan 351 umpan. Dari jumlah umpan Chelsea tersebut, 33 di antaranya adalah umpan silang.
Nuhun for visit Puncak Masalah Permainan Chelsea

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar