Sabtu, 19 September 2015

Berita Bola Match Fee Beres, Persinga Ngawi Tunggu Hadiah Piala Kemerdekaan

Berita Bola Match Fee Beres, Persinga Ngawi Tunggu Hadiah Piala Kemerdekaan

sumber berita Match Fee Beres, Persinga Ngawi Tunggu Hadiah Piala Kemerdekaan : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49fc81f4/sc/21/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C190C1316390C30A232990C760Cmatch0Efee0Eberes0Epersinga0Engawi0Etunggu0Ehadiah0Epiala0Ekemerdekaan/story01.htm
Jakarta - Persinga Ngawi akhirnya menerima match fee babak delapan besar Piala Kemerdekaan. Kini mereka tinggal menunggu uang hadiah sebagai runner-up sebesar Rp 1 miliar.

Piala Kemerdekaan telah selesai sejak Minggu (13/9/2015), namun nyatanya akhir dari turnamen yang digagas Tim Transisi itu tak sepenuhnya baik. Alih-alih uang hadiah, macht fee untuk klub saja baru beres Kamis (17/9) kemarin.

Pada perjalannya, match fee dibayarkan oleh Event Organizer turnamen, Pt Cataluna Sportindo. Tapi, hadiah masih gelap.

“Untuk match fee sudah dikirim Kamis kemarin. Totalnya Rp 325 juta, dengan rincian Rp 250 juta lima kali main di babak kualifikasi dan uang babak delapan besar sebesar Rp 75 juta. Itu semua sudah beres. Tinggal hadiah yang belum ," ungkap Manajer Persinga Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, kepada detikSport, Sabtu (19/9/2015).

Anto, begitu ia akrab disapa, berharap hadiah bisa segera diselesaikan. Sebab, manajemen tim sudah berencana untuk memberikan bonus kepada para pemain dan dialokasikan untuk pembinaan klub.

“Mereka hanya menjanjikan bakal secepatnya dibayarkan. Ya, mudah-mudahan minggu depan beres. Karena kami juga sudah komitmen dengan para pemain yang mana hasil dari hadiah dan macth fee, sebagiannya akan diberikan kepada mereka," ujarnya.

“Hal ini sudah kami musyawarahkan kepada semua pemain. Supaya tidak ada ganjalan. Rencananya dari hadiah itu 50 persennya untuk pemain, itu sudah dipotong pajak. Kalau macht fee hanya 20 persen. Macht fee babak penyisihan dan 8 besar. Jadi total 70 persen sendiri untuk pemain. Lalu untuk pembinaan dan manajemen itu cuma 30 persen.

“Ya, kami harap bisa diselesaikan oleh Kemenpora dan Tim Transisi. Karena di sini bukan hanya klub saja tapi pemain, official seperti pelatih, dan manajemen juga. Di samping ia juga mendorong kejelasan digelarnya kompetisi,” ujar dia.

Nuhun for visit Match Fee Beres, Persinga Ngawi Tunggu Hadiah Piala Kemerdekaan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar