Rabu, 16 September 2015

Berita Bola Indonesia Tunduk 3-7 dari Bulgaria

Berita Bola Indonesia Tunduk 3-7 dari Bulgaria

sumber berita Indonesia Tunduk 3-7 dari Bulgaria : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49e6b17c/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C160C20A130A90C30A20A90A90C760Cindonesia0Etunduk0E30E70Edari0Ebulgaria/story01.htm
Amsterdam - Tim Indonesia di Homeless World Cup 2015 belum bisa menuai kemenangan pada babak grup fase kedua. Indonesia menelan kekalahan nomor dua di fase itu dengan skor 3-7 dari Bulgaria.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan Rabu (16/9/2015) malam WIB, Indonesia memimpin lebih dulu berkat kerjasama Jaka Arisandy dengan Muhammad Farid. Tetapi tak lama berselang Bulgaria berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1.

Setelah itu Indonesia kembali berhasil memimpin berkat gol Dadang Sudarwanto walaupun Bulgaria sekali lagi berhasil membuat skor sama kuat. Paruh pertama berakhir dengan kedudukan 2-2.

Di babak kedua Bulgaria dengan cepat mencetak dua gol secara beruntun untuk berbalik memimpin 4-2 atas Indonesia. Gol-gol lain berhasil ditambah Bulgaria dan Indonesia cuma bisa menipiskan ketinggalan lewat gol Jaka. Indonesia pada akhirnya kalah 3-7.

Itu merupakan kekalahan kedua untuk Indonesia di babak grup fase kedua setelah Selasa (15/9) kemarin tunduk 1-6 dari Afrika Selatan. Malam ini Indonesia, yang pada babak grup fase pertama lalu lolos sebagai runner-up, masih akan bertanding lawan Brasil.

Homeless World Cup adalah turnamen street soccer dengan sejumlah peraturan spesial, antara lain satu tim terdiri dari empat pemain termasuk penjaga gawang. Pertandingan dilakukan 2 X 7 menit, dengan jeda satu menit.

Pertandingan tidak mengenal hasil seri. Jika selama waktu normal skor berimbang, maka dilanjutkan dengan adu penalti. Tim pemenang memperoleh tiga poin, yang kalah nol. Jika pertandingan ditentukan dengan adu penalti, tim pemenang dapat dua poin, yang kalah memperoleh satu angka.

Tahun ini HWC diikuti total 63 tim. Prestasi terbaik Indonesia di turnamen ini adalah peringkat keempat di edisi 2012 di Meksiko.

Sejak pertama kali digagas di tahun 2003 HWC menjadikan sepakbola sebagai medium untuk sebuah perubahan buat para pesertanya. Inilah pesta sepakbola untuk kalangan yang termarjinalkan.

Pada awalnya ajang itu ditujukan untuk "mengangkat derajat" para tuna wisma (homeless) supaya meraih jalan dan kesempatan berkehidupan yang lebih baik. Seiring dengan perjalanannya, para pemain HWC meluas tidak semata-mata dari kalangan homeless, tapi juga kalangan ODHA (pengidap virus HIV/AIDS), (eks) pemakai narkoba, dan kalangan miskin kota.





Nuhun for visit Indonesia Tunduk 3-7 dari Bulgaria

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar