Selasa, 15 September 2015

Berita Bola Indonesia Memulai Fase Grup Kedua dengan Kekalahan 1-6 dari Afsel

Berita Bola Indonesia Memulai Fase Grup Kedua dengan Kekalahan 1-6 dari Afsel

sumber berita Indonesia Memulai Fase Grup Kedua dengan Kekalahan 1-6 dari Afsel : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49dc7ade/sc/28/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C150C1652470C30A19550A0C760Cindonesia0Ememulai0Efase0Egrup0Ekedua0Edengan0Ekekalahan0E10E60Edari0Eafsel/story01.htm
Amsterdam - Tim Indonesia di Homeless World Cup (HWC) 2015 menelan kekalahan 1-6 atas Afrika Selatan dalam pertandingan pertamanya di babak grup fase kedua.

Setelah melewati babak grup fase pertama sebagai runner-up, Indonesia mengawali kiprahnya di babak grup fase kedua dengan menghadapi Afsel di Museumplein, Amsterdam, Belanda, Selasa (15/9/2015) sore WIB.

Dalam pertandingan keenamnya di ajang kali ini, tim besutan Gim-gim Sofyan tersebut sudah tertinggal tiga gol tanpa balas dari tim lawan di paruh pertama pertandingan.

Di babak kedua Afsel masih mendominasi permainan dan terus menguji ketangguhan kiper Yudha Purnama di bawah mistar. Tiga gol ditambah Afsel sedangkan Indonesia cuma bisa membalas lewat gol Jaka Arisandy.

Kendatipun kalah, peluang Indonesia menembus fase berikutnya tetap terbuka karena masih akan menjalani empat laga lainnya di fase ini. Indonesia sendiri menempati Grup A pada fase kedua tersebut bersama Brasil, Norwegia, Bulgaria, Irlandia, dan Afsel. Dalam laga lain yang juga sudah dimainkan hari ini, Bulgaria kalah 6-8 dari Irlandia.

Homeless World Cup adalah turnamen street soccer dengan sejumlah peraturan spesial, antara lain satu tim terdiri dari empat pemain termasuk penjaga gawang. Pertandingan dilakukan 2 X 7 menit, dengan jeda satu menit.

Pertandingan tidak mengenal hasil seri. Jika selama waktu normal skor berimbang, maka dilanjutkan dengan adu penalti. Tim pemenang memperoleh tiga poin, yang kalah nol. Jika pertandingan ditentukan dengan adu penalti, tim pemenang dapat dua poin, yang kalah memperoleh satu angka.

Tahun ini HWC diikuti total 63 tim. Prestasi terbaik Indonesia di turnamen ini adalah peringkat keempat di edisi 2012 di Meksiko.

Sejak pertama kali digagas di tahun 2003 HWC menjadikan sepakbola sebagai medium untuk sebuah perubahan buat para pesertanya. Inilah pesta sepakbola untuk kalangan yang termarjinalkan.

Pada awalnya ajang itu ditujukan untuk "mengangkat derajat" para tuna wisma (homeless) supaya meraih jalan dan kesempatan berkehidupan yang lebih baik. Seiring dengan perjalanannya, para pemain HWC meluas tidak semata-mata dari kalangan homeless, tapi juga kalangan ODHA (pengidap virus HIV/AIDS), (eks) pemakai narkoba, dan kalangan miskin kota.




Nuhun for visit Indonesia Memulai Fase Grup Kedua dengan Kekalahan 1-6 dari Afsel

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar