Jumat, 18 September 2015

Berita Bola Indonesia Kalahkan Irlandia Utara 7-3 di Fase Trofi

Berita Bola Indonesia Kalahkan Irlandia Utara 7-3 di Fase Trofi

sumber berita Indonesia Kalahkan Irlandia Utara 7-3 di Fase Trofi : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49f72dcd/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C180C1750A540C30A22960A0C760Cindonesia0Ekalahkan0Eirlandia0Eutara0E70E30Edi0Efase0Etrofi/story01.htm
Amsterdam - Tim Indonesia memulai kiprahnya di fase trofi Homeless World Cup (HWC) 2015 dengan kemenangan 7-3 atas Irlandia Utara dalam perempatfinal Amsterdam Cup.

Menghadapi Irlandia Utara di lapangan 3 Museumplein, Amsterdam, Belanda, Jumat (18/9/2015) sore WIB, Indonesia harus ketinggalan lebih dulu dari dua gol lawan sebelum bisa mengejar dan kemudian menyamakan kedudukan jadi 2-2.

Setelah itu Jaka Arisandy cs mampu berbalik unggul, walaupun Irlandia Utara mampu membuat skor jadi sama kuat sebelum babak pertama berakhir. Jeda permainan memperlihatkan skor 3-3.

Muhammad Farid mencetak gol pertama di babak kedua, membuat Indonesia memimpin 4-3. Setelah itu gol demi gol ditambah tim besutan Gim-gim Sofyan tersebut untuk meraih kemenangan 7-3 atas Irlandia Utara.

Hasil tersebut membuat Indonesia melangkah ke semifinal Amsterdam Cup, ajang yang diikuti delapan tim dalam memperebutkan peringkat 17-24 dalam turnamen kali ini.

Homeless World Cup adalah turnamen street soccer dengan sejumlah peraturan spesial, antara lain satu tim terdiri dari empat pemain termasuk penjaga gawang. Pertandingan dilakukan 2 X 7 menit, dengan jeda satu menit.

Pertandingan tidak mengenal hasil seri. Jika selama waktu normal skor berimbang, maka dilanjutkan dengan adu penalti. Tim pemenang memperoleh tiga poin, yang kalah nol. Jika pertandingan ditentukan dengan adu penalti, tim pemenang dapat dua poin, yang kalah memperoleh satu angka.

Tahun ini HWC diikuti total 63 tim. Prestasi terbaik Indonesia di turnamen ini adalah peringkat keempat di edisi 2012 di Meksiko.

Sejak pertama kali digagas di tahun 2003 HWC menjadikan sepakbola sebagai medium untuk sebuah perubahan buat para pesertanya. Inilah pesta sepakbola untuk kalangan yang termarjinalkan.

Pada awalnya ajang itu ditujukan untuk "mengangkat derajat" para tuna wisma (homeless) supaya meraih jalan dan kesempatan berkehidupan yang lebih baik. Seiring dengan perjalanannya, para pemain HWC meluas tidak semata-mata dari kalangan homeless, tapi juga kalangan ODHA (pengidap virus HIV/AIDS), (eks) pemakai narkoba, dan kalangan miskin kota. Tujuan utama HWC adalah perubahan individual ke arah yg lebih baik sepulangnya dari turnamen, membuat semua yang terlibat bisa jadi pemenang.

[Baca juga: Di HWC, Semua adalah Pemenang]



Nuhun for visit Indonesia Kalahkan Irlandia Utara 7-3 di Fase Trofi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar