Minggu, 13 September 2015

Berita Bola Indonesia Kalah Tipis di Pertandingan Kedua

Berita Bola Indonesia Kalah Tipis di Pertandingan Kedua

sumber berita Indonesia Kalah Tipis di Pertandingan Kedua : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49ce390b/sc/28/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C130C1741310C30A175950C760Cindonesia0Ekalah0Etipis0Edi0Epertandingan0Ekedua/story01.htm
Amsterdam - Tim Indonesia menelan kekalahan dalam pertandingan keduanya di ajang Homeless World Cup (HWC) 2015. Melawan Kosta Rika, para pemain "Merah Putih" kalah tipis 6-7, Minggu (13/9/2015).

Setelah memulai turnamen dengan kemenangan 7-2 atas Italia, Sabtu (12/9) kemarin, Jaka Arisandy dkk. tak kuasa melanjutkan tren tersebut ketika berduel ketat dengan Kosta Rika.

Sempat tertinggal lebih dulu, Indonesia langsung berhasil menyamakan kedudukan atas Kosta Rika dan kemudian terlibat duel alot sampai akhirnya babak pertama berkesudahan 2-2. Di babak kedua pertarungan sengit kembali terjadi walaupun akhirnya tim Indonesia tunduk.

Hari ini tim besutan Gim-gim Sofyan tersebut masih akan menjalani satu pertandingan lagi, yakni menghadapi Slovenia malam nanti. Saat ini Indonesia punya 3 poin hasil dari satu kemenangan dan satu kekalahan.

Indonesia sendiri berada di Grup D bersama Kosta Rika (6 poin), Italia (3 poin), Slovenia (3 poin), Republik Ceko (3 poin), dan Kanada yang belum meraih satu angka pun dari dua pertandingannya.

Homeless World Cup adalah turnamen street soccer dengan sejumlah peraturan spesial, antara lain satu tim terdiri dari empat pemain termasuk penjaga gawang. Pertandingan dilakukan 2 X 7 menit, dengan jeda satu menit.

Pertandingan tidak mengenal hasil seri. Jika selama waktu normal skor berimbang, maka dilanjutkan dengan adu penalti. Tim pemenang memperoleh tiga poin, yang kalah nol. Jika pertandingan ditentukan dengan adu penalti, tim pemenang dapat dua poin, yang kalah memperoleh satu angka.

Tahun ini HWC diikuti total 63 negara. Prestasi terbaik Indonesia di turnamen ini adalah peringkat keempat di edisi 2012 di Meksiko.

Sejak pertama kali digagas di tahun 2003 HWC menjadikan sepakbola sebagai medium untuk sebuah perubahan buat para pesertanya. Inilah pesta sepakbola untuk kalangan yang termarjinalkan.

Pada awalnya ajang itu ditujukan untuk "mengangkat derajat" para tuna wisma (homeless) supaya meraih jalan dan kesempatan berkehidupan yang lebih baik. Seiring dengan perjalanannya, para pemain HWC meluas tidak semata-mata dari kalangan homeless, tapi juga kalangan ODHA (pengidap virus HIV/AIDS), (eks) pemakai narkoba, dan kalangan miskin kota.
Nuhun for visit Indonesia Kalah Tipis di Pertandingan Kedua

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar