Jumat, 18 September 2015

Berita Bola Atasi Argentina, Indonesia Hadapi Norwegia di Final

Berita Bola Atasi Argentina, Indonesia Hadapi Norwegia di Final

sumber berita Atasi Argentina, Indonesia Hadapi Norwegia di Final : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49f9bf2f/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C180C2352370C30A231460C760Catasi0Eargentina0Eindonesia0Ehadapi0Enorwegia0Edi0Efinal/story01.htm
Amsterdam - Tim Indonesia sukses melangkah ke final fase trofi di Homeless World Cup (HWC) 2015, setelah mengandaskan Argentina 6-5. Di final Amsterdam Cup, Indonesia akan menghadapi Norwegia.

Perjuangan keras ditunjukkan Indonesia saat menghadapi Argentina di lapangan tiga Museumplein, Amsterdam, Belanda, Jumat (18/9/2015) malam WIB. Indonesia harus tertinggal dua gol lebih dahulu sebelum menyamakan kedudukan lewat dua gol Dadang Sudarwanto.

Namun Argentina kembali unggul 4-2 sebelum turun minum, bahkan sempat menjauh ke 5-2 di babak kedua. Namun Indonesia sukses bangkit dari posisi sulit.

Dua gol Jamiludin 'Jabrik' membuat Indonesia menipiskan jarak menjadi 4-5. Penampilan gemilang kiper Yudha Purnama turut berperan besar menjaga margin tak melebar kembali.

Sebuah gol dari Muhammad Farid lantas membuat skor sama kuat 5-5. Jamiludin pada akhirnya menjadi penentu kemenangan lewat golnya, sekaligus menandai comeback gemilang Indonesia.

Kemenangan ini mengantarkan Indonesia ke final Amsterdam Cup dan akan menghadapi Norwegia. Amsterdam Cup sendiri diikuti delapan tim yang akan memperebutkan posisi 17-24.

Homeless World Cup adalah turnamen street soccer dengan sejumlah peraturan spesial, antara lain satu tim terdiri dari empat pemain termasuk penjaga gawang. Pertandingan dilakukan 2 X 7 menit, dengan jeda satu menit.

Pertandingan tidak mengenal hasil seri. Jika selama waktu normal skor berimbang, maka dilanjutkan dengan adu penalti. Tim pemenang memperoleh tiga poin, yang kalah nol. Jika pertandingan ditentukan dengan adu penalti, tim pemenang dapat dua poin, yang kalah memperoleh satu angka.

Tahun ini HWC diikuti total 63 tim. Prestasi terbaik Indonesia di turnamen ini adalah peringkat keempat di edisi 2012 di Meksiko.

Sejak pertama kali digagas di tahun 2003 HWC menjadikan sepakbola sebagai medium untuk sebuah perubahan buat para pesertanya. Inilah pesta sepakbola untuk kalangan yang termarjinalkan.

Pada awalnya ajang itu ditujukan untuk "mengangkat derajat" para tuna wisma (homeless) supaya meraih jalan dan kesempatan berkehidupan yang lebih baik. Seiring dengan perjalanannya, para pemain HWC meluas tidak semata-mata dari kalangan homeless, tapi juga kalangan ODHA (pengidap virus HIV/AIDS), (eks) pemakai narkoba, dan kalangan miskin kota. Tujuan utama HWC adalah perubahan individual ke arah yg lebih baik sepulangnya dari turnamen, membuat semua yang terlibat bisa jadi pemenang.

Nuhun for visit Atasi Argentina, Indonesia Hadapi Norwegia di Final

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar